Bakteriuria Asimptomatik (MedUpdate)

Bakteriuria Asimptomatik

[av_textblock size=” font_color=” color=”]
Bakteriuria asimptomatik adalah isolasi perhitungan kuantitatif minimum spesifik dari bakteri dalam spesimen urin yang dikumpulkan secara tepat dari seseorang tanpa tanda-tanda atau gejala infeksi saluran kemih.

Definisi kuantitatif spesifik bervariasi dan bergantung pada populasi yang diuji

  • untuk wanita tanpa gejala, bakteriuria didefinisikan sebagai ≥ 105 koloni unit (CFU) / mL strain bakteri tunggal yang diisolasi dari 2 spesimen unirn berturut-turut secara terpisah.
  • untuk pria tanpa gejala, bakteriuria didefinisikan sebagai ≥ 105 CFU / mL dari spesies bakteri tunggal yang diisolasi dari spesimen urin tunggal
  • untuk perempuan atau laki-laki dengan kateter urin, bakteriuria didefinisikan sebagai ≥ 10² CFU / mL dari spesies bakteri tunggal dari spesimen kateter tunggal.

Update untuk Bakteriuria asimptomatik

[/av_textblock]

[av_image src=’http://pengejarjasputih.com/wp-content/uploads/2016/06/tulisan-saja-300×57.png’ attachment=’442′ attachment_size=’medium’ align=’center’ styling=” hover=” link=” target=” caption=’yes’ font_size=” appearance=’on-hover’ overlay_opacity=’0.4′ overlay_color=’#000000′ overlay_text_color=’#ffffff’ animation=’no-animation’]
Bakteriuria Asimptomatik
[/av_image]

[av_tab_container position=’sidebar_tab sidebar_tab_left’ boxed=’border_tabs’ initial=’1′]
[av_tab title=’Update 1′ icon_select=’no’ icon=’ue800′ font=’entypo-fontello’]
Uji dipstick dan uji Griess untuk mendeteksi nitrit pada urin tampaknya memiliki spesifisitas tinggi tetapi sensitivitas rendah dalam mendeteksi bakteriuria asimtomatik pada wanita hamil.

Obstet Gynecol 2016 Sep

[/av_tab]
[av_tab title=’Update 2′ icon_select=’no’ icon=’ue800′ font=’entypo-fontello’]
Dipslide dengan pewarnaan Gram mungkin memiliki sensitivitas yang moderat dan spesifisitas tinggi untuk mendeteksi bakteriuria asimtomatik pada wanita hamil.

Obstet Gynecol 2016 Sep

[/av_tab]
[av_tab title=’Update 3′ icon_select=’no’ icon=’ue800′ font=’entypo-fontello’]
Bakteriuria asimtomatik tidak diobati dapat sedikit meningkatkan risiko pielonefritis, tetapi tidak mempengaruhi risiko kelahiran prematur.

Lancet Infect Dis 2015 Nov

[/av_tab]
[/av_tab_container]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terkait

Lahir di Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, 29 Oktober 1992. Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya di kota kelahiran lalu menyelesaikan pendidikan tingginya pada Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. dr. Rifan mendapatkan medali Emas pada Olimpiade Kedokteran Regional Sumatera Pertama untuk cabang Kardiovaskular-Respirologi dan menghantarkan dirinya menjadi Peringkat 1 Mahasiswa Berprestasi Universitas Syiah Kuala pada tahun 2013. Pada tahun 2014, ia mendapatkan penghargaan Peringkat 1 Mahasiswa Kedokteran Berprestasi Se-Sumatera dari ISMKI Wilayah I. Di tahun 2019, dr. Rifan mendapatkan penghargaan peserta terbaik 1 dalam Latihan Dasar CPNS Angkatan 3 Tahun 2019 di LPMP Sumatera Utara. dr. Rifan juga mendapat penghargaan peserta terbaik 1 dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan 4 tahun 2024 di PPSDM Kemendagri Regional Bukittinggi. Proyek Aksi Perubahan Kinerja Organisasi dr. Rifan pada PKA tersebut yang berjudul Departemen Pengalaman Pasien RSUD Aek Kanopan (DEPAN RS) juga mendapat peringkat 1 Lomba Inovasi OPD Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Utara Tahun 2025. dr. Rifan terpilih untuk mengikuti pelatihan Reformers Academy Batch 2 dari Lembaga Administrasi Negara dan KTM Solusions. Selain itu, dr. Rifan juga aktif menulis artikel kedokteran dan kesehatan baik pada situs pribadi drrifan.id dan beberapa situs lainnya. Di samping itu beliau juga sedang mengembangkan beberapa pelatihan yaitu Pelatihan Teknik Belajar dan Public Speaking untuk Pelayanan Kesehatan Prima (Public Speaking for Healthcare Service Excellent).