Nyeri punggung bawah disebabkan oleh berbagai kondisi dan biasanya tidak bersifat progresif atau mengancam jiwa. Mengidentifikasi apa yang menyebabkan nyeri punggung belakang merupakan tujuan utama evaluasi pasien dengan keluhan ini. Evaluasi ini sangat diperlukan terutama pada pasien yang membutuhkan tatalaksana segera terkait dengan nyeri punggung bawah. Pada praktik klinis, nyeri punggung serius dapat terjadi karena penyakit sistemik atau viseral atau nyeri dengan tanda dan gejala neurologis yang signifikan. Nyeri punggung bawah juga dapat terkait dengan struktur muskuloskeletal punggung yang disebut sebagai nyeri punggung mekanis. Diagnosis banding nyeri punggung bawah dapat ditinjau sebagai berikut:
Gambar berikut mengelompokkan diagnosis banding berdasarkan poin penting dan gambaran pendekatan diagnosis nyeri punggung bawah. Pada pasien dengan nyeri punggung, pentig untuk menanyakan petunjuk klinis secara sistematis terkait dengan penyebab nyeri punggung yang serius (Tabel 1). Pasien dengan temuan pemeriksaan yang positif akan membuat klinisi lebih udah dalam mendiagnosis nyeri punggung.

| Tabel 1. Poin penting dan petunjuk klinis dalam mendiagnosis nyeri punggung bawah | |
| Sindrom kauda ekuina | · Retensi urin
· Anestesia saddle · Kelemahan tungkai bilateral Baca Juga FINER Dalam Penelitian
· Sciatica bilateral |
| Infeksi | · Demam
· Infeksi saluran kemih atau kulit · Imunosuppresif Baca Juga OSCE – Informasi Terlengkap
· Penggunaan obat injeksi |
| Keganasan | · Riwayat kanker, khususnya kanker aktif
· Penurunan berat badan · Usia > 50 tahun · Durasi > 1 bulan |
| Fraktur kompresi | · Usia > 70 tahun
· Jenis kelamin wanita · Pengguna kortikosteroid · Riwayat osteoporosis · Trauma |
| Radikulopati lumbal | · Sciatika
· Pemeriksaan neurologis abnormal |
Selain itu, sangat penting untuk memahami neuroanatomi klinis ekstremitas bawah agar pemeriksaan fisik pasien dengan nyeri punggung dapat lebih baik.


Referensi: