⚖️ Dasar Fisiologi & Homeostasis
Fisiologi mempelajari bagaimana sel, jaringan, organ, dan sistem tubuh bekerja serta berkoordinasi untuk mempertahankan lingkungan internal yang stabil secara dinamis.
Ilustrasi: Wikimedia Commons · Negative Feedback Loop Diagram for Human Body Temperature Regulation.svg.
- Homeostasis adalah kestabilan dinamis, bukan kondisi yang benar-benar statis.
- Loop kontrol umumnya terdiri dari sensor, pusat integrasi, dan efektor.
- Umpan balik negatif mengurangi deviasi dari set point; umpan balik positif memperkuat proses sampai titik terminasi.
- Variabel penting: suhu, tekanan darah, pH, glukosa, osmolalitas, O₂, CO₂, dan volume cairan.
Alur kontrol: perubahan variabel → reseptor mendeteksi → sinyal aferen → pusat integrasi membandingkan dengan rentang fisiologis → sinyal eferen → efektor menghasilkan respons. Contoh klasik adalah refleks baroreseptor yang menstabilkan tekanan arteri dari detik ke detik.
Demam bukan sekadar hipertermia. Pada demam, set point termoregulasi hipotalamus bergeser ke atas; pada hipertermia, set point tidak berubah tetapi produksi/paparan panas melebihi kemampuan pelepasan panas.
