Public Speaking untuk Pelayanan Prima

Pelatihan Interaktif v1.1

Public Speaking untuk Pelayanan Kesehatan Prima

Latih komunikasi kesehatan yang jelas, empatik, terstruktur, profesional, dan adaptif melalui materi serta simulasi kasus dinamis.

Skor Aktif0/ 100

1. Struktur komunikasi klinis

Gunakan alur: salam dan identifikasi, gali kebutuhan, jelaskan dengan bahasa sederhana, cek pemahaman, tutup dengan rencana tindak lanjut.

  • Hindari jargon tanpa penjelasan.
  • Gunakan kalimat pendek dan fokus.
  • Berikan kesempatan pasien bertanya.

2. Empati dan de-eskalasi

Validasi emosi tanpa berdebat. Gunakan active listening, nada stabil, batas profesional yang jelas, lalu arahkan pada solusi.

Dengarkan → Validasi → Klarifikasi → Solusi → Konfirmasi.

3. Public speaking pelayanan

Gunakan kontak mata, intonasi stabil, tempo sedang, jeda pada poin penting, dan bahasa tubuh terbuka. Prioritaskan maksimal tiga pesan utama.

4. Teach-back

Jangan hanya bertanya “sudah paham?”. Minta pasien menjelaskan kembali dengan bahasanya sendiri untuk memastikan pesan diterima dengan benar.

5. SBAR

Untuk komunikasi antarprofesi: Situation, Background, Assessment, Recommendation. Ringkas, relevan, dan konfirmasi ulang instruksi penting.

6. Breaking bad news

Pastikan privasi, nilai pemahaman dan kesiapan, sampaikan informasi bertahap, beri jeda, respons emosi, lalu bahas rencana berikutnya.

Mode BelajarFeedback langsung setelah memilih respons.

Uji Komunikasi: 10 Kasus Acak

Setiap kasus hanya dapat dijawab sekali. Feedback rinci diberikan setelah ujian selesai.

Kasus 1/1010%

Ringkasan Kompetensi

Empati
Kejelasan
Profesionalisme
Orientasi Solusi
Selesaikan beberapa simulasi atau mode ujian untuk mendapatkan evaluasi.

Lahir di Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, 29 Oktober 1992. Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya di kota kelahiran lalu menyelesaikan pendidikan tingginya pada Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. dr. Rifan mendapatkan medali Emas pada Olimpiade Kedokteran Regional Sumatera Pertama untuk cabang Kardiovaskular-Respirologi dan menghantarkan dirinya menjadi Peringkat 1 Mahasiswa Berprestasi Universitas Syiah Kuala pada tahun 2013. Pada tahun 2014, ia mendapatkan penghargaan Peringkat 1 Mahasiswa Kedokteran Berprestasi Se-Sumatera dari ISMKI Wilayah I. Di tahun 2019, dr. Rifan mendapatkan penghargaan peserta terbaik 1 dalam Latihan Dasar CPNS Angkatan 3 Tahun 2019 di LPMP Sumatera Utara. dr. Rifan juga mendapat penghargaan peserta terbaik 1 dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan 4 tahun 2024 di PPSDM Kemendagri Regional Bukittinggi. Proyek Aksi Perubahan Kinerja Organisasi dr. Rifan pada PKA tersebut yang berjudul Departemen Pengalaman Pasien RSUD Aek Kanopan (DEPAN RS) juga mendapat peringkat 1 Lomba Inovasi OPD Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Utara Tahun 2025. dr. Rifan terpilih untuk mengikuti pelatihan Reformers Academy Batch 2 dari Lembaga Administrasi Negara dan KTM Solusions. Selain itu, dr. Rifan juga aktif menulis artikel kedokteran dan kesehatan baik pada situs pribadi drrifan.id dan beberapa situs lainnya. Di samping itu beliau juga sedang mengembangkan beberapa pelatihan yaitu Pelatihan Teknik Belajar dan Public Speaking untuk Pelayanan Kesehatan Prima (Public Speaking for Healthcare Service Excellent).