Pisang, Bolehkah Dikonsumsi Penderita Diabetes?

Ketika anda didiagnosis diabetes maka anda harus hati-hati serta penuh pertimbangan dalam mengkonsumsi makanan. Hal ini khususnya dilakukan pada makanan yang memiliki kadar karbohidrat tinggi, tidak hanya makanan pencuci mulut dan makanan manis tapi termasuk pula roti, pasta, dan buah segar seperti pisang.

Buah ini masuk dalam daftar buah yang harus dihindari oleh penderita diabetes. Namun, pada sebagian besar penderita diabetes, mengkonsumsi pisang secukupnya dapat dilakukan dan aman bagi penderita diabetes.

Pisang
Designed by ijeab / Freepik

Nutrisi Buah Pisang

Buah berwarna kuning ini memiliki kandungan lemak jenuh, natrium, dan kolesterol yang rendah. Buah ini juga memiliki campuran nutrisi yang baik seperti vitamin B6, kalium, dan magnesium.

Meskipun demikian, beberapa dokter dan alhi nutrisi melarang konsumsi buah ini pada penderita diabetes karena kandungan glukaosa yang tinggi terkait dengan kalorinya.

Sebuah buah berukuran sedang berdasarkan penelitian dari  Harvard Health Publishing on glicemic load memiliki indeks glikemik (beban glikemik) sebesar 11. Beban glikemik < 10 dianggap sebagai rendah sedangkan > 20 dianggap tinggi.

 

 

Dapatkah penderita diabetes mengkonsumsi pisang?

Penderita diabetes tidak harus menghindari konsumsi pisang, atau buah lainnya. Nilai gizi yang lain dari buah-buahan seperti vitamin dan mineral dapat menjadikannya pilihan sehat bagi mereka yang menderita diabetes saat dikonsumsi “secukupnya”.

American Diabetes Association merekomendasikan memasukkan buah ke dalam diet diabetes, seperti mengkonsumsi sepotong kecil buah utuh atau setengah potong buah besar setiap kali makan.

setandan pisang
Designed by jannoon028 / Freepik

Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah bagaimana pisang yang telah diolah atau dimasak dengan cara tertentu. Sebagai contoh, keripik pisang kering, sebagai makanan ringan yang mudah dibawa.

Bagaimanapun makan ini mungkin mengandung gula yang ditambahkan untuk meningkatkan rasanya. Jadi, mengonsumsi keripik ini dapat meningkatkan gula darah seseorang lebih dari yang diinginkan bila dibandingkan dengan mengonsumsi pisang segar berukuran lebih kecil.

 

Pisang dan diet diabetes

Beberapa cara agar penderita diabetes dapat mengkonsumsi buah ini dalam makanan mereka dengan lebih aman adalah sebagai berikut:

  • Hitung dan ketahui berapa besar kebutuhan karbohidrat anda
  • Padukan dengan makanan sumber lemak atau protein “sehat” lainnya seperti daging
  • Pertimbangkan untuk mengkonsumsi buah yang belum terlalu masak
  • Konsumsi buah dalam ukuran kecil
  • 1 buah ukuran sedang sehari bagi sebagian besar penderita diabetes tidak menjadi masalah

 

Kesimpulan

Pisang adalah buah yang aman dan bergizi untuk dinikmati penderita diabetes, tapi penderita diabetes harus mengkonsumsinya bersama makanan lainnya.

Penderita diabetes didorong untuk memasukkan pilihan makanan segar, seperti buah dan sayuran, dalam makanan mereka.

Selain itu, seseorang bisa mendapatkan keuntungan dari nutrisi dan rendahnya kalori yang didapatkan dengan mengkonsumsi buah ini.

Untuk rekomendasi tentang apa yang harus dimakan, dan berapa banyak yang sesuai untuk seseorang penderita diabetes, berdasarkan kebutuhan spesifik mereka, ada baiknya penderita diabetes bertemu dengan ahli nutrisi.

 

Diterjemahkan dari https://www.medicalnewstoday.com/articles/319992.php dengan sedikit perubahan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terkait

Lahir di Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, 29 Oktober 1992. Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya di kota kelahiran lalu menyelesaikan pendidikan tingginya pada Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. dr. Rifan mendapatkan medali Emas pada Olimpiade Kedokteran Regional Sumatera Pertama untuk cabang Kardiovaskular-Respirologi dan menghantarkan dirinya menjadi Peringkat 1 Mahasiswa Berprestasi Universitas Syiah Kuala pada tahun 2013. Pada tahun 2014, ia mendapatkan penghargaan Peringkat 1 Mahasiswa Kedokteran Berprestasi Se-Sumatera dari ISMKI Wilayah I. Di tahun 2019, dr. Rifan mendapatkan penghargaan peserta terbaik 1 dalam Latihan Dasar CPNS Angkatan 3 Tahun 2019 di LPMP Sumatera Utara. dr. Rifan juga mendapat penghargaan peserta terbaik 1 dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan 4 tahun 2024 di PPSDM Kemendagri Regional Bukittinggi. Proyek Aksi Perubahan Kinerja Organisasi dr. Rifan pada PKA tersebut yang berjudul Departemen Pengalaman Pasien RSUD Aek Kanopan (DEPAN RS) juga mendapat peringkat 1 Lomba Inovasi OPD Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Utara Tahun 2025. dr. Rifan terpilih untuk mengikuti pelatihan Reformers Academy Batch 2 dari Lembaga Administrasi Negara dan KTM Solusions. Selain itu, dr. Rifan juga aktif menulis artikel kedokteran dan kesehatan baik pada situs pribadi drrifan.id dan beberapa situs lainnya. Di samping itu beliau juga sedang mengembangkan beberapa pelatihan yaitu Pelatihan Teknik Belajar dan Public Speaking untuk Pelayanan Kesehatan Prima (Public Speaking for Healthcare Service Excellent).