Serangan jantung koroner disebabkan penyumbatan aliran darah ke area jantung (sumbatan arteri koroner). Jaringan jantung menjadi rusak atau mati dalam waktu singkat setelah aliran darah berhenti. Jika area jantung yang terpengaruh besar atau terjadi pada daerah vital jantung, kerusakan dapat menghentikan detak jantung.

Arteri koroner (pembuluh darah jantung) membawa darah dan oksigen ke otot jantung.
Serangan jantung koroner terjadi ketika satu atau lebih dari arteri ini tersumbat. Penyumbatan dapat terjadi karena satu atau lebih hal berikut ini:
Jantung kita memiliki dua arteri koroner utama.
Mereka berpisah menjadi cabang-cabang kecil yang tersebar di jantung.
Tingkat keparahan serangan jantung koroner akan tergantung pada di mana penyumbatan terjadi:
Penyumbatan mungkin hanya berlangsung dalam waktu singkat dan kemudian memungkinkan aliran darah kembali lancar.
Namun, tidak menutup kemungkinan, sumbatan terjadi lebih lama, dan menyebabkan lebih banyak kerusakan.

Faktor risiko merupakan hal-hal yang meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami suatu penyakit.
Risiko serangan jantung lebih besar pada pria dan orang dewasa.
Anda memiliki risiko lebih tinggi terkena serangan jantung jika Anda tidak memiliki pembuluh darah yang sehat.
Pembuluh darah yang tidak sehat mungkin disebabkan oleh:

Gejala dapat berbeda antara satu orang dengan orang yang lain. Gejala yang paling umum adalah:
Gejala serangan jantung yang tidak biasa dan lebih sering terjadi atau ditemukan pada wanita yang mengalami kondisi ini antara lain:
Segera cari bantuan medis atau segera datang ke unit gawat darurat jika Anda merasa mengalami serangan jantung. Perawatan dini dapat menghentikan kerusakan lebih lanjut.

Jika dokter mencurigai adanya serangan jantung, kondisi ini dapat dikonfirmasikan dengan:
Tes lain akan didasarkan pada kebutuhan spesifik Anda tetapi dapat meliputi:
Tujuan pertama pengobatan adalah untuk meningkatkan aliran darah dan mendapatkan oksigen ke jantung Anda secepat mungkin.
Pengobatan termasuk:

Obat dapat diberikan untuk mencoba memecah gumpalan darah.
Semakin cepat obat-obatan ini diberikan, semakin baik hasilnya.
Obat ini bekerja paling baik ketika diberikan dalam 6 jam pertama setelah gejala muncul.
Pembedahan mungkin diperlukan untuk:
Penyumbatan parah mungkin perlu segera diobati.
Pembedahan mungkin ditunda selama beberapa hari jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya aliran darah yang cukup ke jantung.
Opsi tindakan bedah meliputi:
Rehabilitasi jantung dapat membantu setelah serangan jantung. Tindakan pemulihan ini termasuk:
Serangan jantung bisa menjadi peristiwa besar dalam kehidupan.
Orang yang pernah mengalami serangan jantung rentan mengalami depresi.
Psikoterapi dan obat-obatan dapat membantu mengatasi tantangan ini.
Banyak kebiasaan gaya hidup mempengaruhi kesehatan pembuluh darah dan jantung. Kebiasaan jantung yang sehat meliputi:
Mempertahankan berat badan yang sehat.
Memulai program latihan yang aman. Ikuti saran dokter Anda:
Dosis aspirin harian yang kecil dapat membantu beberapa orang mengurangi risiko serangan jantung.
Obat ini hanya boleh dilakukan dengan persetujuan dokter Anda.
Aspirin dapat memiliki efek samping seperti pendarahan di lambung.
Aspirin juga dapat menyebabkan masalah bila dikonsumsi bersamaan dengan obat lain.
Referensi