Gen Kecerdasan Tidak Diturunkan Oleh Wanita

gen kecerdasan

Selanjutnya, situs-situs berita tersebut mengutip:

Dan jika sang ayah menurunkan beberapa gen kecerdasannya, kemungkinan untuk berkembang pada otak anak tidak ada. Hal ini disebabkan karena gen kecerdasan yang bekerja hanya gen yang berasal dari sang ibu. “Jika gen yang sama diwariskan dari ayah, gen tersebut menjadi tidak aktif” tulis laporan dalam Psychology Spot.”

Kali ini mereka merujuk sebuah situs bernama Psychology Spot, akan tetapi postingan yang dimuat disana tidak memiliki dukungan rujukan ilmiah yang akurat untuk bidang genetika dan embriologi. Mereka merujuk 14 publikasi untuk mendukung kesimpulan mereka bahwa penelitian telah membuktikan kecerdasan diturunkan oleh seorang ibu. Dari 14 publikasi tersebut hanya ada 1 publikasi yang diterbitkan pada 5 tahun terakhir (2012) tapi bukan penelitian genetika atau embriologi melainkan hubungan dukungan ibu terhadap perkembangan otak anak. Kebanyakan publikasi yang dirujuk bahkan berusia 20 sampai 30 tahun yang lalu dan sebagian besar rujukan tersebut menyatakan bahwa embrio membutuhkan baik gen ayah dan gen ibu untuk pengembangan yang tepat dan bahwa dalam ketiadaan ini genom pelengkap, pengembangan gagal. Apabila terjadi ketiadaan salah satu gen maka perkembangan akan gagal terjadi.

Pages: 1 2 3 4 5 6 7

0 thoughts on “Gen Kecerdasan Tidak Diturunkan Oleh Wanita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terkait

Lahir di Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, 29 Oktober 1992. Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya di kota kelahiran lalu menyelesaikan pendidikan tingginya pada Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. dr. Rifan mendapatkan medali Emas pada Olimpiade Kedokteran Regional Sumatera Pertama untuk cabang Kardiovaskular-Respirologi dan menghantarkan dirinya menjadi Peringkat 1 Mahasiswa Berprestasi Universitas Syiah Kuala pada tahun 2013. Pada tahun 2014, ia mendapatkan penghargaan Peringkat 1 Mahasiswa Kedokteran Berprestasi Se-Sumatera dari ISMKI Wilayah I. Di tahun 2019, dr. Rifan mendapatkan penghargaan peserta terbaik 1 dalam Latihan Dasar CPNS Angkatan 3 Tahun 2019 di LPMP Sumatera Utara. dr. Rifan juga mendapat penghargaan peserta terbaik 1 dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan 4 tahun 2024 di PPSDM Kemendagri Regional Bukittinggi. Proyek Aksi Perubahan Kinerja Organisasi dr. Rifan pada PKA tersebut yang berjudul Departemen Pengalaman Pasien RSUD Aek Kanopan (DEPAN RS) juga mendapat peringkat 1 Lomba Inovasi OPD Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Utara Tahun 2025. dr. Rifan terpilih untuk mengikuti pelatihan Reformers Academy Batch 2 dari Lembaga Administrasi Negara dan KTM Solusions. Selain itu, dr. Rifan juga aktif menulis artikel kedokteran dan kesehatan baik pada situs pribadi drrifan.id dan beberapa situs lainnya. Di samping itu beliau juga sedang mengembangkan beberapa pelatihan yaitu Pelatihan Teknik Belajar dan Public Speaking untuk Pelayanan Kesehatan Prima (Public Speaking for Healthcare Service Excellent).