Gen Kecerdasan Tidak Diturunkan Oleh Wanita

gen kecerdasan

Sebelum saya menampilkan rujukan pembanding, saya menemukan jurnal yang menjadi rujukan pada situs-situs di atas. Menurut saya mereka telah salah dalam menerjemahkan temuan dari jurnal tersebut. Kesimpulan yang dituliskan berdasarkan rujukan tersebut adalah:

“Dan hasilnya, faktor kecerdasan anak bergantung pada besar IQ ibunya.”

“Dari serangkaian pertanyaan, disimpulkan bahwa prediktor terbaik dari kecerdasaannya adalah IQ ibu mereka.”

Padahal pada jurnal yang berjudul: Effect of breast feeding on intelligence in children: prospective study, sibling pairs analysis, and meta-analysis, peneliti menyimpulkan bahwa:

“Breast feeding has little or no effect on intelligence in children. While breast feeding has many advantages for the child and mother, enhancement of the child’s intelligence is unlikely to be among them.”

Jurnal yang dirujuk tersebut menyimpulkan bahwa memberikan ASI hanya memberikan sedikit efek atau bahkan tidak berefek kepada tingkat kecerdasan anak. Geoff Der, G David Batty, dan Ian J Deary menggunakan parameter IQ ibu sebagai salah satu variabel yang terkait dengan pemberian ASI.

Sesuatu yang sangat tidak sesuai bukan.

Pages: 1 2 3 4 5 6 7

0 thoughts on “Gen Kecerdasan Tidak Diturunkan Oleh Wanita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tulisan Terkait

Lahir di Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, 29 Oktober 1992. Menyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya di kota kelahiran lalu menyelesaikan pendidikan tingginya pada Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. dr. Rifan mendapatkan medali Emas pada Olimpiade Kedokteran Regional Sumatera Pertama untuk cabang Kardiovaskular-Respirologi dan menghantarkan dirinya menjadi Peringkat 1 Mahasiswa Berprestasi Universitas Syiah Kuala pada tahun 2013. Pada tahun 2014, ia mendapatkan penghargaan Peringkat 1 Mahasiswa Kedokteran Berprestasi Se-Sumatera dari ISMKI Wilayah I. Di tahun 2019, dr. Rifan mendapatkan penghargaan peserta terbaik 1 dalam Latihan Dasar CPNS Angkatan 3 Tahun 2019 di LPMP Sumatera Utara. dr. Rifan juga mendapat penghargaan peserta terbaik 1 dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan 4 tahun 2024 di PPSDM Kemendagri Regional Bukittinggi. Proyek Aksi Perubahan Kinerja Organisasi dr. Rifan pada PKA tersebut yang berjudul Departemen Pengalaman Pasien RSUD Aek Kanopan (DEPAN RS) juga mendapat peringkat 1 Lomba Inovasi OPD Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Utara Tahun 2025. dr. Rifan terpilih untuk mengikuti pelatihan Reformers Academy Batch 2 dari Lembaga Administrasi Negara dan KTM Solusions. Selain itu, dr. Rifan juga aktif menulis artikel kedokteran dan kesehatan baik pada situs pribadi drrifan.id dan beberapa situs lainnya. Di samping itu beliau juga sedang mengembangkan beberapa pelatihan yaitu Pelatihan Teknik Belajar dan Public Speaking untuk Pelayanan Kesehatan Prima (Public Speaking for Healthcare Service Excellent).