Banyak orang bertanya, pneumonia menular atau tidak. Jawabannya, pneumonia bisa menular, tetapi tidak semua jenis pneumonia sama, karena penularannya sangat tergantung pada penyebabnya.
Sebagai dokter, saya sering menemui keluarga pasien yang khawatir tertular saat ada anggota keluarga didiagnosis pneumonia. Karena itu, penting untuk memahami jenis pneumonia mana yang menular, bagaimana cara penularannya, dan apa yang bisa dilakukan untuk mencegahnya.
Pneumonia adalah infeksi atau radang pada paru-paru yang membuat kantong udara di dalam paru-paru terisi cairan atau nanah. Akibatnya, penderita bisa mengalami batuk, demam, sesak napas, dan nyeri dada.
Kondisi ini bisa muncul ringan sampai berat. Pada sebagian orang, pneumonia bisa sembuh dengan pengobatan yang tepat, tetapi pada orang tua, anak kecil, atau orang dengan daya tahan tubuh lemah, pneumonia bisa menjadi serius.
Pneumonia bisa menular jika disebabkan oleh virus atau bakteri. Kuman penyebab pneumonia dapat keluar saat penderita batuk, bersin, atau berbicara, lalu masuk ke tubuh orang lain melalui percikan napas atau droplet.
Namun, pneumonia karena jamur umumnya tidak menular dari orang ke orang. Selain itu, pneumonia aspirasi, yaitu pneumonia yang terjadi karena makanan, minuman, atau muntahan masuk ke paru-paru, juga tidak termasuk jenis yang menular antarmanusia.
Jadi, yang perlu dipahami bukan hanya apakah pneumonia menular, tetapi juga apa penyebabnya.
Beberapa jenis pneumonia yang bisa menular antara lain:
• Pneumonia bakteri.
• Pneumonia virus.
• Pneumonia akibat kuman tertentu seperti Mycoplasma.
• Pneumonia yang ditularkan melalui droplet dari batuk dan bersin.
Penularan biasanya terjadi lewat percikan napas saat penderita batuk, bersin, atau berbicara dekat dengan orang lain. Penularan juga bisa terjadi bila seseorang menyentuh benda yang terkontaminasi lendir atau air liur penderita, lalu menyentuh hidung, mulut, atau mata sendiri.
Tidak semua pneumonia bisa menyebar ke orang lain. Pneumonia jamur biasanya tidak menular antarmanusia. Begitu juga pneumonia aspirasi, karena penyebab utamanya adalah masuknya benda asing atau cairan ke paru-paru, bukan penularan dari penderita lain.
Ini penting karena banyak orang salah paham dan mengira semua pneumonia pasti menular. Padahal, pengobatan dan pencegahan akan berbeda tergantung penyebabnya.
Gejala pneumonia bisa muncul perlahan atau mendadak. Beberapa gejala yang sering muncul adalah:
• Batuk kering atau batuk berdahak.
• Sesak napas.
• Demam.
• Menggigil.
• Nyeri dada, terutama saat batuk atau menarik napas.
• Nafsu makan menurun.
• Badan terasa lemah atau tidak enak badan.
Pada orang tua, gejalanya kadang tidak khas. Mereka bisa tampak sangat lemas, bingung, atau napas terlihat lebih cepat dari biasanya.
Kalau ada anggota keluarga yang terkena pneumonia menular, beberapa langkah berikut bisa membantu mengurangi risiko penularan:
1. Tutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin.
2. Cuci tangan dengan sabun secara rutin.
3. Hindari berbagi alat makan, gelas, atau handuk.
4. Gunakan masker bila sedang batuk atau berada dekat dengan penderita.
5. Bersihkan permukaan benda yang sering disentuh.
6. Jaga daya tahan tubuh dengan makan bergizi, cukup tidur, dan istirahat yang cukup.
Langkah sederhana ini sangat membantu, terutama bila pneumonia disebabkan oleh kuman yang bisa berpindah lewat droplet.
Segera periksa ke dokter bila batuk dan demam tidak membaik, apalagi jika disertai sesak napas atau nyeri dada. Pada anak kecil, lansia, dan orang dengan penyakit kronis, pneumonia sebaiknya jangan ditunda penanganannya.
Jika ada tanda napas cepat, bibir kebiruan, atau penderita tampak sangat lemah, segera cari pertolongan medis. Pneumonia yang terlambat ditangani bisa menjadi berat dan membutuhkan rawat inap.
Jadi, pneumonia menular atau tidak? Jawabannya tergantung penyebabnya. Pneumonia akibat bakteri dan virus bisa menular, sedangkan pneumonia jamur dan pneumonia aspirasi umumnya tidak menular antarmanusia.
Sebagai dokter, saya menyarankan agar masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada. Mengetahui cara penularan dan gejala awal pneumonia akan membantu kita mencegah penularan lebih dini dan mencari pertolongan sebelum kondisi menjadi lebih berat.