Penguatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan keharusan dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan. Salah satu instrumen yang kini digunakan secara nasional untuk memetakan kompetensi ASN adalah Computer Assisted Competency Test (CACT) atau ProASN. Tes ini dirancang untuk memberikan gambaran objektif mengenai potensi, literasi digital, kompetensi manajerial, sosial kultural, hingga preferensi karier setiap ASN. Dengan pemetaan yang tepat, proses pengembangan kompetensi dapat dilakukan secara terarah dan berbasis data.

Berikut adalah kisi-kisi CACT ProASN sesuai modul terbaru. Oh ya, tidak hanya kisi-kisi. Teman-teman dapat klik masing-masing topik. Dan akan diarahkan menuju materi yang bisa dipelajari. Jadi, cukup klik topiknya untuk tahu lebih lanjut terkait materi yang akan teman-teman pelajari.
Setelah mempelajari modul di atas, teman-teman dapat melatih pemahaman teman-teman dengan mengerjakan latihan soal Kompetensi Manajerial di Bawah ini.
Mengukur kemampuan dasar ASN dalam memahami dan menggunakan teknologi informasi secara bertanggung jawab, terdiri dari:
Diperuntukkan bagi seluruh ASN.
Klik di sini untuk Modul Literasi Digital
Pilihan atau kecenderungan individu ASN terhadap arah pengembangan karier yang diinginkan. Berdasarkan minat, nilai pribadi, aspirasi, keahlian, dan pengalaman kerja yang mencerminkan bidang, jenis jabatan, atau jenjang karier tertentu yang dirasakan paling sesuai atau diminati oleh ASN.
Klik di sini untuk Modul Preferensi Karir Digital
Grand Total: 773 soal
CACT ProASN bukan sekadar tes, tetapi fondasi penting untuk merancang pengembangan karier ASN secara lebih adil, terencana, dan sesuai kebutuhan organisasi. Dengan pemetaan kompetensi yang komprehensif seperti ini, diharapkan setiap ASN dapat ditempatkan pada posisi yang paling tepat sekaligus memperoleh program pengembangan yang relevan. Pada akhirnya, birokrasi yang kuat dibangun dari sumber daya manusia yang terukur kompetensinya dan terus bertumbuh melalui proses pembelajaran berkelanjutan.